Gianyar, 28 Agustus 2026 — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kabupaten Gianyar melaksanakan Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas TPP Kabupaten Gianyar pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Cafe AWK, Desa Buruan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, dengan agenda utama memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas pendamping, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan pendampingan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Kegiatan diawali dengan
pembukaan oleh Koordinator Kabupaten (Korkab) TPP Kabupaten Gianyar, I Ketut Warnata. Dalam pembukaan tersebut ditekankan pentingnya koordinasi dan
peningkatan kapasitas TPP sebagai bagian dari upaya memastikan pendampingan
desa berjalan secara efektif, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang
berlaku.
Penguatan Monev Dana Desa
Dalam pemaparannya,
dibahas secara rinci beberapa aspek penting dalam penggunaan aplikasi Monev-DD,
meliputi petunjuk penggunaan aplikasi, pengisian perencanaan desa, penyaluran
Dana Desa, penginputan data APBDes, serta penginputan data pelaksanaan
kegiatan.
Penginputan pelaksanaan
kegiatan mencakup data realisasi, BNBA PKTD, BNBA RTLH, serta dokumentasi dan
penyampaian praktik baik penggunaan Dana Desa. Selain itu, dibahas pula
mengenai cara penginputan data BLT Dana Desa, pengaduan dan penanganan masalah,
pengembangan kapasitas, serta kegiatan tematik Dana Desa.
Setelah penyampaian
materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta menyampaikan
pertanyaan dan permasalahan yang ditemui dalam mencoba mempraktekkan
penginputan dan verifikasi data pada aplikasi Monev-DD.
Arahan Korprov dan Tindak Lanjut Rakor
Selanjutnya, Koordinator
Provinsi (Korprov) TPP Provinsi Bali, Jro Kadek Suardika menyampaikan sejumlah arahan dan tindak lanjut hasil
koordinasi. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain terkait Surat
Keputusan (SK) Pendamping yang baru, khususnya adanya perubahan lokasi
penugasan pendamping.
Tindak lanjut terhadap
keluarnya SK Pendamping juga menjadi salah satu agenda yang perlu segera
diperhatikan. Selain itu, disampaikan juga informasi dari arahan Kepala Badan
Pengembangan dan Informasi Desa dan Daerah Tertinggal, Kemendes PDT, Bapak Mulyadin
Malik, saat berkunjung ke Desa Duda Timur, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem,
yang mengingatkan agar TPP secara aktif memfasilitasi Desa untuk mengunggah
praktik baik penggunaan Dana Desa sehingga masyarakat luas bisa mengetahui hasil
penggunaan Dana Desa dan dapat menjadi pembelajaran dan inspirasi bagi desa
lainnya.
Dalam rangka meningkatkan
kompetensi pendamping, disampaikan pula pentingnya penyusunan Training Needs
Assessment (TNA). TNA diperlukan sebagai dasar untuk memetakan dan merancang
kebutuhan pelatihan bagi TPP agar kegiatan peningkatan kapasitas benar-benar
sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Korprov juga mengarahkan
agar TPP memfasilitasi penataan desa secara menyeluruh, mulai dari proses
perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, hingga serah terima. Sementara
itu, menjadi pekerjaan rumah bagi TAPM Kabupaten untuk memperjelas alur dan dokumen
tentang penetapan RKPDes.
Penguatan Publikasi dan
Praktik Baik Desa
Pada sesi berikutnya,
TAPM Kabupaten, I GNP Widyaarta menyampaikan sejumlah informasi tambahan
terkait pentingnya penugasan bermedia sosial dikerjakan dengan baik dan tepat
waktu sebagai bagian komitmen sebagai pendamping. Menginformasikan tentang
keberadaan web desa dan media sosial desa yang perlu difasilitasi
pemanfaatannya untuk mempublikasikan kegiatan pembangunan dan pemberdayaan
masyarakat di Desa serta menjaga transparansi desa.
TPP juga didorong untuk
membantu desa mendokumentasikan dan mempublikasikan praktik baik penggunaan
Dana Desa. Selain sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, publikasi
tersebut diharapkan dapat menjadi sumber pembelajaran bagi desa-desa lainnya.
Dalam kesempatan tersebut
juga disampaikan informasi mengenai data laporan kegiatan Dana Desa Tahun 2026
yang telah dilaporkan sebelumnya melalui aplikasi Kegiatan Dana Desa 2026,
untuk dapat menjadi bahan perhatian, pemantauan, dan tindak lanjut bersama.
Materi Indeks Desa dan
Peningkatan Kapasitas
Kegiatan kemudian
dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh TAPM Kabupaten, Anak Agung Gde Agung
Putra, mengenai Indeks Desa dan Peningkatan Kapasitas.
Materi ini menjadi bagian
penting dalam memperkuat pemahaman TPP mengenai arah pembangunan desa berbasis
data serta pentingnya peningkatan kapasitas sebagai instrumen untuk mendukung desa
dalam mencapai perkembangan dan kemandirian yang lebih baik.
Melalui materi tersebut,
TPP diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendampingan, terutama dalam
membantu desa mengidentifikasi potensi, kebutuhan, permasalahan, serta peluang
pengembangan yang dapat mendukung pencapaian indikator pembangunan desa.
Perkuat Sinergi TPP
Dengan meningkatnya
kapasitas TPP dan semakin kuatnya koordinasi antara TPP Kabupaten, TAPM
Provinsi, Korprov, serta pemerintah desa, diharapkan pendampingan pembangunan
dan pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Gianyar dapat semakin efektif,
berkualitas, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ditutup oleh
Koordinator Kabupaten (Korkab) Gianyar dengan penekanan agar seluruh TPP
menindaklanjuti hasil rapat sesuai tugas dan fungsi masing-masing serta terus
meningkatkan kualitas pendampingan kepada desa.



.jpeg)



.jpeg)
